Review Cetaphil : Solusi Kulit Kering Dan Sensitif 

Sebenarnya kulit wajah saya dulunya sangat berminyak dan berjerawat. Semenjak masa puber selalu saja mengalami masalah wajah seputar jerawat, sampai bolak balik ke dokter kulit sana sini. Sempat sembuh sih, eh tapi tetap saja kalau datang bulan atau perubahan hormon pasti saja balik lagi jerawatnya.

Terakhir 3 tahun lalu sebelum menikah, saya sempat cocok ke dokter kulit di klinik dekat rumah. Sampai perawatan sebelum menikah pun dengan dokter kulit tersebut. Tapi entah kenapa setelah hamil kulit muka malah berubah 180 derajat jadi kering dan kusam. Bahkan jerawat pun menjauh , cuma wajah tuh jadi kusam dan kering, pakai perawatan dokter yang dulu sebelum menikah juga sudah tidak cocok lagi. Nah semenjak itu saya jadi bertualang coba perawatan sana sini, sempat juga malah kena masalah pengelupasan kulit dan penipisan kulit, walau akhirnya sembuh juga dengan bantuan masker kefir , tapi untuk perawatan sehari – hari masih suka bingung mau pakai apa. 

Karena kalau saya cuci muka pakai facial wash, biar dikata itu facial wash mahal dan buat kulit kering, tetap saja kulit masih kering dan iritasi sekitar ujung alis dan cuping hidung. 

Sampai akhirnya tahun lalau saya ketemu dengan produk Rohto Hada Labo yang lumayan cocok, tidak ada reaksi aneh sih karena memang Hada Labo tidak mengandung parabem, oil, dan perfume, jadi cocok di kulit saya. 

Tapi setelah beberapa bulan saya liat perkembangannya memang sih jadi lembab, tapi nggak mencerahkan atau meratakan warna kulit, ya cuma cukup lah melembapkannya. Cuma pas bulan lalu , apa karena cuaca juga, kulit saya tuh jadi kering banget sampai mengelupas dan merah – merah.  Lalu saya mulai kelabakan googling sana sini tentag bagaimana merawat kulit kering. Saya juga sempat coba produk Jafra yang katanya buat hydrating , tapi tetap saja kering. 

Kemudian yang menarik perhatian saya , banyak blog serta beauty blogger yang mengatakan bahwa kalau kulit kering itu sudah tidak bisa pakai facial wash untuk pembersih, makanya akhirnya saya coba pakai produk milk cleanser untuk pembersih wajah. 

Saya mulai coba pakai yang lokal dan murah seperti LaTulipe dan Viva , eh lha kok malah jadi gatal, ada jerawat kecil – kecil dan memerah wajah saya, plus tetap kering. 

Sempat saya hopeless dan ngga pakai apa – apa selama beberapa hari cuma cuci muka pakai air saja dan ngga pakai make up, tapi kulit masih saja kering bahkan gatal. Lalu saya memutuskan kembali research sana sini sampai akhirnya ketemu dengan beberapa review produk Cetaphil untuk kulit kering dan memberanikan diri untuk membeli online untuk coba produknya. Saya membeli produk Cetaphil di instagram @Cetaphil_lil_sunshine . 

Produk yang saya coba adalah Cetaphil gentle cleanser untuk pembersihnya dan Cetaphil Moisturizer cream untuk pelembabnya. Kenapa saya pilih pembersih dan pelembabnya saja, karena saya pikir setidaknya dua produk itu yang paling penting untuk sehari – hari.

  
  

Dan ternyata pertama pakai pembersihnya tuh enak banget,  seperti tidak pakai sabun pembersih, cairannya kaya air agak kental dan sedikit berminyak , tidak berbau dan gampang diaplikasikan. 

tekstur cairan pembersih Cetaphill

Cara penggunaannya juga gampang , kalau pakai air pertama bisa digosok ke muka pelan- pelan lalu bilas pakai air,kalau tidak mau pakai air juga bisa, setelah digosok pelan – pelan ke wajah, langsung bersihkan dengan handuk. Ada petunjuk pemakaian di belakang botol kemasan. 

  

Setelah pemakaian selama seminggu, saya merasa wajah lebih bersih, jerawat kecil – kecil mulai kering, tapi kulit  sama sekali tidak kering dan tidak iritasi. Bahkan kering – kering dan merah – merah di alis dan cuping hidung juga menghilang, karena mungkin saya juga pakai pelembabnya rutin pagi dan malam sebelum tidur jadi benar – benar membantu melembabkan. 
   

tekstur pelembab Cetaphil moisturizer cream

 
Sampai sekarang saya sepertinya akan melanjutkan memakai produk ini, cuma memang pelembabnya hanya melembabkan saja , tidak ada efek mencerahkan atau meratakan warna kulit. Mungkin nanti saya perlu pakai scrub / krim malam yang setidaknya bisa membantu masalah meratakan warna kulit dan menyamarkan bekas jerawat. 

  
Setelah mengalami masalah kulit kering dan sensitif saya jadi belajar beberapa hal, dan bisa dijadikan tips untuk anda yang memiliki masalah yang sama. Berikut tips dari saya: 

  • Cari produk pembersih dan pelembab yang paraben serta perfume free (tidak berpatokan pada milk cleanser saja). 
  • Untuk sementara hindari pelembab yang memutihkan atau dengan spf , karena setelah saya coba malah tambah kering dan iritasi. 
  • Banyak konsumsi air putih, hindari kafein berlebihan. 

Produk Cetaphil bisa didapatkan selain di online shop juga di toko kesehatan seperti Guardian dan Century. Demikianlah review saya kali ini, semoga bisa membantu anda yang bermasalah sama dengan saya. 

 

Tips Kehamilan: My First Pregnancy

Bagi sebagian besar wanita, kehamilan merupakan saat yang dinantikan ketika sudah menikah. Walaupun banyak juga yang ingin menunda kehamilan dan menikmati waktu setahun atau dua tahun pertama pernikahan tanpa kehadiran seorang anak.
Well, itu tergantung keinginan masing-masing, dan saya sendiri secara tudak disengaja mengalami setahun yang kosong tanpa anak, dan jujur sangat menikmatinya 🙂
Dan ketika kehamilan itu tiba saya pun sungguh sangat menikmati lebih lagi, terutama di semester kedua kehamilan, yang menurut orang banyak itu semester bulan madu. Nah, berikut ini ada beberapa hal yang saya temukan, persiapkan dan nikmati selama kehamilan pertama saya, semoga bisa menjadi inspirasi bagi para wanita yang sedang menantikan kehamilan ataupun sedang hamil.

1. Bersyukur. Ya, hal pertama yang selayaknya dilakukan wanita yang hamil atau menantikan kehamilan adalah bersyukur. Walau dalam kondisi apapun kehamilan anda karena banyak orang yang ingin hamil tapi tidak bisa, dan banyak yang sudah lama menantikan kehamilan akhirnya hamil juga, setelah banyak bersyukur, jadi brrsyukurlah 🙂

2. Investasi (cukup banyak) baju tidur atau daster tepatnya! Kenapa saya bilang begitu? Karena percayalah semakin besar kehamilan anda, semakin panas suhu tubuh dan cukup sesak, daster (yang cute, bahan kaos tipis, tidak panjang) akan membuat tubuh kita lebih gampang ‘bernafas’, daripada piyama dengan celana panjang, apalagi setelah seharian bekerja.

20130107-085959.jpg

3. Lupakan make up (tebal) tapi tidak semuanya. Kehamilan justru akan memancarkan kecantikan inner beauty seorang wanita lho! Memang tidak bisa memakai make up tebal dengan foundation dan lain sebagainya seperti dulu, tapi lipstick, lip gloss, lip balm dan pensil alis menurut saya hal yang penting juga untuk penampilan ibu hamil. Kebayang ya dengan perut besar (dan yang lain-lainnya membesar) lalu anda keluar rumah dengan rambut acak-acakan, muka pucat, terus diomongin orang lagi, malah bikin bete diri sendiri lho. Ingat kata Carrie Bradshaw, to fall in love with yourself first. Kalau jatuh cinta pasti bakal tampil cantik kan 🙂

4. Love your body curves even more! Jangan malu dengan tubuh anda yang membesar dan curvy dimana-mana. Embrace it and show it, saya tetap pakai baju yang tidak terlalu gombrong-gombrong. Tips saya pilih baju biasa tapi yang ukuran lebih besar 1 size, dan loose top, daripada ‘baju hamil’ (yang menunjukkan anda hamil banget gitu hehe). Jadi baju kita tetap menunjukkan lekukan tubuh, yang penting nyaman dan tidak ‘bitchy’ ya :p

5. Memakai body oil instead of body lotion. Yang satu ini perlu untuk tetap menjaga kelembapan kulit, investasi ke body oil yang all in one, selain menjaga kelembaban, juga aman bagi bayi dan menghindari stretch mark. My best find is L’Occitane almond oil.

20130107-091436.jpg

6. Babycentre.org is my best pregnancy watcher! Selama kehamilan dari awal saya sudah mendaftarkan kehamilan saya di babycentre ini. Tiap minggu saya akan dikirim email mengenai perkembangan kehamilan, video-video perkembangan bayi di dalam perut saya per semester kehamilan, juga sampai video melahirkan, operasi, bagaimana memandikan bayi, memberikan asi, menidurkan bayi untuk pertama kalinya.

7. A holiday break is a must! Di awal 3 bulan kehamilan saya merasakan kelelahan dan pegal, mual yang lumayan mengganggu aktifitas sehari-hari (mungkin dialami sebagian besar wanita hamil pada umumnya). Dan ketika memasuki semester kedua, di bulan ke empat saya mengalami kebosanan luar biasa karena selama 3 bulan ‘malas’ kemana – mana, badan sakit semua. Sampai akhirnya di bulan ke empat ketika badan mulai enakan (tidak pegal, nafsu makan kembali seperti biasa, mual semakin hilang) suami dengan baiknya mengajak saya liburan. Wah saat itu saya benar-benar menikmatinya dan seperti angin segar bagi masa kehamilan saya. Saya menganjurkan untuk mengambil liburan selama kehamilan anda, tidak perlu terlalu lama dan jauh, yang penting anda bisa menikmati santai, makan enak, suasana segar, karena nantinya setelah punya bayi, yakin deh liburan mungkin akan ditunda sampai beberapa bulan dulu :p

8. Buku pintar dan check list. Bingung apa saja yang harus dibeli dan dipersiapkan ketika anda hamil dan menyambut kelahiran bayi? Dua buku pintar ini menurut saya cukup membantu lho! Tidak terlalu mahal dan bisa didapat di toko buku online juga 🙂

20130107-092702.jpg

9. Read your baby a story, song and sing to her/him! Di bulan ke enam, bayi sudah bisa mendengar anda dan sekeliling anda. Bacakan buku, kitab suci, lagu-lagu, bahkan berbicara dengannya dan bernyanyilah untuknya 🙂 Saya sering melakukan hal – hal tersebut dan selalu senang melihat responnya dengan menendang atau bergerak-gerak di perut saya. Ini juga salah satu building a bonding between you and your baby. Jadi ketika lahir nanti dia akan terbiasa dan tahu suara anda dan juga suami serta keluarga anda.

20130107-093444.jpg

10. Cuti kehamilan. Di bulan ke 8 ini saya sudah merasa cukup ‘berat’ membawa tubuh saya kemana-mana, karena di akhir semester ini pertumbuhan bayi semakin pesat dan juga perkembangan berat badan ibu hamilnya (saya sudah naik 13 kilo :p). Kalau saya sendiri akan mengambil cuti sebelum dan sesudah kehamilan dari pekerjaan saya. Kenapa? Karena di masa akhir semester ini saya sendiri merasa perlu relax dengan diri saya, tidak dipusingkan dengan pekerjaan ini itu (menurut penelitian, ibu hamil yang kelelahan dan kurang tidur di masa akhir kehamilan akan mengalami waktu yang lebih lama ketika melahirkan secara normal). Banyak berdoa, ber-olahraga (saya sarankan berenang,karena ini sangat aman dan menyenangkan), mengatur kamar dan perlengkapan bayi, have the last ‘me time’ (kalau nanti sudah ada bayi susah lho punya me time), juga bisa potong rambut, manicur serta pedicur yang sangat susah dilakukan sendiri di akhir kehamilan 🙂

11. Take your maternity pictures! Dan yang terakhir, jangan lupa abadikan foto kehamilan anda bersama pasangan. Selain bisa jadi kenangan yang indah, juga buat bahan cerita ke anak cucu nanti 🙂

Well those are my kind of versions of pregnancy tips! Mungkin simple saja namun buat saya cukup penting di masa kehamilan ini, selain juga menjaga makanan yang boleh dan tidak boleh, seks selama kehamilan, ASI, dan hal parenting lainnya bisa anda cari di internet, hal-hal tersebut juga penting diketahui. Jadi, semoga anda ter-inspirasi and keep being healthy,chic and smart mommy ya! 🙂

20130107-094812.jpg

An Expected Miracle

Seharusnya tulisan ini saya buat di awal waktu saya tahu kalau saya sudah hamil beberapa minggu. Namun karena kerjaan dan situasi yang tidak kondusif (melawan kelemasan, mual dan eneg, serta pegal – pegal badan yg biasa dialami ibu hamil) , jadi saya masih dalam masa penyesuaian dengan semuanya.  I never thought that it really change my life like..in daily activities.  Saya yang biasanya tidur sangat malam, mengerjakan pekerjaan/menulis, bahkan bisa sampai jam 1 pagi baru tidur, dan lalu bangun memang selalu pagi, tapi harus dikasi dopping kopi susu dingin, supaya otaknya juga melek.  And now I can’t do that , it’s really miserable for me.  Jam 8 malam sudah berasa ngantuk sekali, dan bangun pagi badan lebih terasa pegal – pegal, kaya nggak tidur deh sepertinya.  Dan..di atas semua itu, saya nggak bisa minum kopi, otak saya kaya beku 😐 sementara masih ada pekerjaan dan target yang saya kejar sampai akhir tahun ini.

I know it’s wrong sebenernya untuk memaksa badan dan otak bekerja dengan kafein, but it helps for me to ‘awake’.  Cuma ‘derita’ yang saya alami membuat saya harus lebih keras berjuangnya, untngnya saya menemukan pengganti seperti jus jeruk dan buah mangga yang saya makan dan minum setiap pagi supaya  ‘bangun’. Dan ini semua baru saja permulaan dari 9 bulan yang menakjubkan, dari kelahiran seorang manusia, I really have to put that above all my so called misery.

I keep reminding myself how I and my husband, also the whole family really expecting this baby.  Karena saya anak pertama dan cucu pertama di keluarga besar dari Ibu.  So I keep reminding myself how precious this baby is, and everyday when i felt that pain, that constipation, that pimples, that back pain, I keep reminding myself it will be all worth it, it’s really is an honor.  And I keep saying to my baby how precious this is and how loving and sacrificing I am for her/him.

Sudah berkali – kali saya ngetes di test pack ketika telat, namun ternyata tidak hamil.  Dan waktu akhir tahun lalu adalah kekecewaan saya yang paling besar, karena saya merasakan seperti gejala kehamilan dan memang telat sudah 10 hari.  Saya sudah begitu senang, namun ketika saat itu di Malaysia saya sengaja beli test pack yang lumayan mahal, ternyata hasilnya negatif.  Jadi waktu beberapa minggu lalu saya juga merasakan seperti gejala yang sama dan telat 10 hari, saya sangat ragu untuk tes.  Sampai suatu hari suami saya mimpi memegang sebuah tes pack yang positif (kok anehnya dia yang pegang ya bukan saya? haha), setelah itu harapan saya mulai timbul, apa benar saya hamil, lalu saya akhirnya membeli test pack  yang sangat murah (ternyata mahal atau murahnya test pack itu nggak ngaruh ya :p) dan hasilnya positif.

I was jumping around in the bathroom for a while, seneng banget.  Dan untuk memastikan akhirnya saya pergi ke dokter kandungan dan di usg ternyata memang hamil sudah 4-5 minggu.  I was so happy, and all family are happy.  Dan semenjak dinyatakan hamil itu gejalanya semakin kuat, ya memang menandakan bahwa janinnya berkembang.  Dan di minggu ke 6 ini mulai berkembang ginjal, lidah, mulut, dan otaknya, seperti yang saya track di aplikasi kehamilan mingguan di Ipad saya.  How amazing God is and it’s really is a miracle, full of sacrifice, but it’s all worth it, and can’t wait for the next adventure 🙂