Berbagi Pengalaman Membangun Kegemaran Membaca Pada Anak

Sejak Mary, anak saya, ada dalam kandungan, saya sudah punya visi untuk menjadikannya anak yang suka membaca. Maka itu sejak dalam kandungan saya sudah membacakan buku untuknya. Saya membacakannya juga bukan dalam hati ya, tapi dengan bersuara supaya Mary juga bisa mendengar suara saya. Kenapa saya begitu berambisi untuk mengajarkan membaca sejak dini? Karena saya sendiri juga diajar seperti itu dan banyak manfaat yang saya dapatkan dari membaca buku. 

Selain Alkitab berbahasa Inggris, saya juga membacakan buku anak yang kaya dengan ilustrasi dan bahasa yang sederhana namun bermakna. Jujur saya waktu itu belum menemukan buku anak dalam bahasa Indonesia yang memiliki kualitas yang saya inginkan. Saya sengaja menyediakan dana khusus untuk membeli buku impor walaupun bekas namun berkualitas.  

membacakan buku pada anak sejak dalam kandungan

Dan saya sendiri melihat hasilnya pada Mary, sejak kecil Mary sudah menunjukkan ketertarikannya pada buku. Dan hal ini berkembang sampai sekarang dia sudah berusia 3 tahun. Dan kami juga memiliki jadwal khusus membaca buku bersama sebelum tidur. 

Mary mulai suka membaca sejak bayi

Berikut ini beberapa tips yang saya kumpulkan dari berbagai sumber juga berdasar pada pengalaman pribadi  agar anak gemar membaca. 


Memulailah Membacakan Buku  Dari Bayi 

Ya karena bayi bisa melihat gambar , mendengar suara kita, dan kita bisa mengajak anak menunjuk gambar yang ada di dalam buku. Dan menyebutkan nama – nama benda yang terdapat pada gambar  , dengan menarik perhatian mereka pada gambar dan benda – benda yang real , anak pun bisa belajar bahasa sejak bayi. 

  

Bahkan semenjak anak dalam kandungan, kita juga bisa mulai membacakan buku untuknya. Hal ini saya praktekkan ke anak saya, Mary, dan dia pun sudah mulai suka membaca buku semenjak bayi. 


Belajar Baca Secara Alami 

Anak akan belajar menyukai suara bahasa bahkan sebelum mereka bisa mengerti arti dari gambar yang ada di buku. Membacakan buku pada anak akan menstimulasi imajinasi mereka dan memperluas pengertian mereka akan dunia. 

Membacakan buku pada anak akan membantu mereka mengembangkan kemampuan bahasa dan kemampuan mendengarkan sebagai persiapan untuk bisa belajar menulis.

  
Ketika irama dan melodi bahasa menjadi bagian dalam kehidupan seorang anak, maka belajar membaca juga akan menjadi suatu hal yang alami seperti belajar berbicara dan berjalan.  

Membaca Bersama Dengan Anak 

Sekalipun anak sudah bisa membaca sendiri, kita perlu menyediakan waktu untuk membaca bersama dengan mereka. Sekalipun sebagai orang tua kita disibukan dengan berbagai kegiatan sehari – hari, namun sebaiknya kita memiliki jadwal tetap utuk membaca bersama dengan anak. Kita bisa menjadikan waktu membaca jadi menyenangkan, misalnya dengan membuat reading corner atau tempat yang nyaman untuk anak dapat membaca. 

reading corner dekat dengan mainan

Jangan Bosan

Kadang ada masanya ketika anak hanya ingin membaca satu buku itu saja tiap hari dan diulang – ulang, hal ini wajar saja dan jangan memaksakan anak untuk membaca buku yang lain. Mungkin buku kesukaannya itu ada hubungannya dengan suatu bidang yang ia minati atau suatu perasaan yang sedang ia alami. 

Saya juga sempat mengalami ketika Mary hanya ingin membaca buku The Big Red Barn , karena dia suka dengan binatang dan segala sesuatu tentag peternakan. Ya saya ikuti saja walaupun ceritanya sama setiap hari, tapi juga sambil saya menawarkan buku – buku lain, dan pada akhirnya dia mau membaca tentang jam , waktu, planet, walaupun tidak se-antusias seperti membaca buku The Big Red Barn  tadi. 
 
Jadikan Membaca Bagian Dari Kehidupan 

Bukan hanya pengetahuan yang bisa kita dapatkan dari membaca buku tapi juga membuka pikiran kita, kita bisa relax dan ada kepuasan batin serta hiburan dengan membaca buku. 

Pada akhirnya , ketika kita memperkenalkan buku sedari diri pada anak, mereka akan lebih terbiasa membaca buku ketika mereka dewasa sesering mungkin. Apakah itu untuk kepentingan pendidikan,  bisnis , atau hiburan.

Sumber: 
Bernice Cullinan and Brod Bagert (abbreviated version) / U.S. Department of Education

2 respons untuk ‘Berbagi Pengalaman Membangun Kegemaran Membaca Pada Anak

  1. fanny fristhika nila berkata:

    akupun slalu ngebiasain ankku suka baca dari bayi mbak… krn aku pgn anak2ku sama kyk maminya yg suka bgtttt baca buku ;D. Aku msh inget dr kcil diajarin baca ama papa, sampe akhirnya bs baca di umur 3 thn.. bhkn aku msh inget novel pertama yg aku baca dulu :).. Pengennya anakku jg gitu.. skr sih udh kliatan dia suka baca, walopun masih tahap dibacain :).. yg penting suka dulu deh ;D. adeknya kalo udh bisa megang2 barang juga bakal aku biasain suka buku.. Gapapa deh kutu buku semua drpd hobi kelayapan ga jelas 😀

    • Maya Melivyanti berkata:

      toss kalau gitu Mba.. ^_^ eh tapi selain membaca aku juga suka nonton Mba.. hahaa kayanya ketularan juga sama anak :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s