Tips Menulis Buku : Reda Gaudiamo #youwrite

Di hari Minggu yang hampir berakhir ini saya menyempatkan untuk mengumpulkan tips menulis buku dari seorang Reda Gaudiamo yang merupakan ahli di bidang kepenulisan majalah. Karirnya selama 25 tahun di media, terutama advertising dan majalah telah membawanya untuk memberikan tips #youwrite setiap hari Minggu melalui akun twitternya @redagaudiamo yang selalu menginspirasi saya. Berikut ini adalah tips mengenai menulis buku, silahkan menikmati 🙂

#YouWrite 1/1.4: Saya yakin bnyk yg rajin menulis & berhasil mengumpulkan bb tulisan..

#YouWrite 2/1.4: Diapakan kumpulan tulisan itu? Jangan cuma ditumpuk di komputer/di map.

#YouWrite 3/1.4 Menulis itu proyek. Jadi pada satu saat, dia harus selesai.

#YouWrite 4/1.4 Proyek tulisan dianggap selesai ketika kita TERBITKAN. Caranya bisa lewat blog/website, atau dicetak, jd buku.

#YouWrite 5/1.4 Pertanyaannya: kapan kita merasa siap untuk menerbitkan proyek tulisan ini?

#YouWrite 6/1.4: Tak semua penulis bisa spt Pramoedya Ananta Toer yg d/ yakin melepas tulisannya tanpa ditengok/edit.

#YouWrite 7/1.4: Menurut Pramoedya A.T, ia membiarkan ‘anaknya’ (=tulisannya) mandiri. Selesai ditulis, silakan tumbuh tanpa dikawal.

#YouWrite 8/1.4: Mengedit tulisan sendiri, itu ada baik dan buruknya. Baik: kita tahu mau diapakan cerita ini….

#YouWrite 9/1.4: Buruk, karena kita bisa tak habis2 memperbaiki, mengulik, mengganti… Saya termasuk yg ini. 😦

#YouWrite 10/1.4: Tapi proses utak-atik/edit itu harus dihentikan, kalau tidak, proyek tak akan selesai.

#YouWrite 11/1.4 Kl dibiarkan, pasti bnyk di antara kita yg tak akan kunjung selesai mengedit. Jd, berhentilah pd satu titik.

#YouWrite 12/1.4 Kapan harus berhenti? Kalau yg diedit a/ bentuk paragraf, type face, letak judul (kiri, kanan, kiri, kanan)

#YouWrite 13/1.4 -Kalau yg diedit mulai yg gak penting, gak mengubah apa2, berarti kita hrs berhenti.

#YouWrite 14/1.4 -Hrs berhenti mengedit ketika dr 6 org yg baca tulisan kita, 5 bilang keren & yg bilang jelek cuma kita sendiri.

#YouWrite 15/1.4 -Buat saya, titik berhenti final a/ menerbitkan tulisan dlm bentuk buku. Krn begitu jd buku, sdh tdk bisa diedit lagi.

#YouWrite 16/1.4 -Dlm rangka menyelesaikan proyek, saya belajar menerbitkan buku sendiri. Dan ternyata mudah.

#YouWrite 17/1.4: Teman2 jg bisa terbitkan buku sendiri. Nggak harus pakai penerbit besar. Cetak sendiri, bisa kok.

#YouWrite 18/1.4: Ada sistem Print On Demand (POD), cetak berdasarkan permintaan, jumlah buku tak harus banyak, tapi mutu bagus.

#YouWrite 19/1.4: Kalau bisa melay-out, bagus. Pakai software InDesign, beres. Saved dlm format pdf, kirim ke percetakan.

#YouWrite 20/1.4: Dengan sistem POD, kita bisa cetak berapa saja. Dari 5 – 500 buku. Tergantung kebutuhan. Harga satuannya sama.

#YouWrite 21/1.4: Kalau ingin cetak 1000 buku, jgn pakai POD. Rugi. Cetak di percetakan biasa. Harga bisa lebih miring.

#YouWrite 22/1.4 Percetakan Dian Rakyat, Gramedia, pny divisi POD. Layanan cukup cepat. Harga/buku +/- Rp. 15 rb

#YouWrite 23/1.4 Kl nggak bisa layout, ada yg bs bantu melakukan semua: http://t.co/57bzqebf @nulisbuku

#YouWrite 24/1.4 Mau diterbitkan penerbit besar? Email naskah ke sana. Tp sabar ya, krn naskah yg masuk sgt bnyk.

#YouWrite 25/1.4 Kl mau terbitkan sendiri, distribusi bisa dijalankan sendiri atau titip jual di @inibuku. Layanannya bagus.

#YouWrite 26/1.4 Perlu launching buku gak? Kalau punya dana lebih, silakan. Kalau nggak, manfaatkanlah social media.

#YouWrite 27/1.4 Menerbitkan buku sendiri itu bukan gaya2an, tapi dokumentasi dr apa yg pernah kita pikirkan/buat. Dan itu perlu.

#YouWrite -Jadi, setelah menulis, mengedit puluhan kali, terbitkanlah. Biarkan ‘anak’ kita berguna. Ayo terbitkan bukumu, Teman!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s